Biasanya sistem PLTS atau Pembangkit Listrik Tenaga Surya identik dengan baterai sebagai penyimpanan energi listrik yang dihasilkan oleh panel surya, kini panel surya sistem on grid / grid tie menawarkan solusi untuk memenuhi standar portofolio energi terbarukan yang terus meningkat.

Teknologi inverter on grid / grid tie inverter bekerja secara langsung dengan mengubah arus listrik DC dari Solar pv array menjadi arus AC dengan terhubung ke jaringan utilitas – PLN (Grid) secara langsung tanpa baterai dan kelebihan (surplus) energi yang dihasilkan panel surya akan dipasok ke jaringan listrik PLN (export) dan dihitung dengan KWH meter EXIM (Export – Import) sebagai saldo simpanan yang dapat digunakan ketika energi yang dihasilkan Solar on grid lebih rendah dari kebutuhan beban (Load).

 

Bagaimana Cara Kerja PLTS Sistem On Grid ?

    Pada saat matahari bersinar rangkaian Solar PV (PV Array) akan menghasilkan arus DC selama waktu produksi (harvest time) bilamana terdapat tingkat radiasi matahari ( Solar Irradiantion – Irr W/M² ) yang cukup dan diteruskan ke inverter grid tie. Inverter grid tie / Inverter On Grid mengubah (Konversi) arus DC ke arus AC dengan menggunakan input jaringan utility yang terhubung sebagai sumber driver phase synchronization sehingga didapat frekuensi (Herzt) dan phase sine wave yang sama dengan jaringan utility yang terhubung.

Baca juga: Produk PJUTS Konvensional

Listrik yang dihasilkan digunakan untuk memenuhi kebutuhan beban listrik rumah.

Pasang PLTS sistem on grid lebih efektif menurunkan tangihan listrik bulanan karena energi listrik dari Inverter diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan beban listrik rumah.

  • Jika kebutuhan listrik rumah lebih rendah dari pada produksi Panel Surya maka, kelebihan produksi listrik dari fotovoltaik di ekspor ke PLN.
Skema On Grid 1
Skema on grid ( besar produksi dari pada beban )

 

  • Jika kebutuhan beban listrik rumah lebih besar dari produksi fotovoltaik, maka untuk memenuhi kebutuhan listrik rumah akan dibantu oleh listrik jaringan PLN (impor).
Skema On Grid 2
Skema on grid ( besar beban dari pada produksi )
  • Sistem on grid bekerja ketika adanya jaringan utility / PLN tersedia, meskipun di siang hari Inverter on grid tidak bisa mengeluarkan listrik dari solar panel, tidak dapat sebagai power backup.
Skema On Grid 3
Skema on grid ( tidak dapat sebagai power backup )

Komponen PLTS sistem on grid :

  • Panel Surya
  • Inverter On Grid / Invereter Grid Tie
  • Panel Distribusi

Kelebihan Panel Surya Sistem On Grid.

  • Sistem On Grid solusi hemat energi untuk mengurangi pemakaian daya dari sumber PLN sehingga dapat mengurangi biaya tagihan listrik bulanan.
  • Instalasi sistem On Grid lebih mudah karena tidak perlu mengubah jaringan instalasi rumah yang sudah ada.
  • Investasi dengan tingkat pengembalian yang menarik dan bebas risiko dengan biaya yang ekonomis karena sidtem On Grid tidak menggunakan baterai.
  • Sistem ON Grid diaplikasikan pada perumahan, perkantoran dan industri dimana konsumsi listrik lebih besar pada siang hari.

Kekurangan Panel Surya Sistem On Grid.

  • Sistem on grid bekerja ketika ada energi dari solar PV array dan jaringan utility / PLN tersedia, tidak dapat sebagai power backup.